Pemko Bukittinggi Apresiasi Perempuan Inspiratif, Dari Politik hingga Bank Sampah
BUKITTINGGI, iNewsPadang.id —Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas P3APPKB menggelar talkshow bertema “Perempuan Pembelajar Sepanjang Hayat, Menuju Keberdayaan dan Kemuliaan” di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini itu dihadiri unsur organisasi perempuan, TP PKK, serta sejumlah narasumber inspiratif yang membahas peran perempuan dalam pendidikan, keluarga, budaya, hingga pemberdayaan sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perempuan inspiratif yang dinilai berkontribusi nyata bagi masyarakat. Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, menerima penghargaan sebagai inisiator Sekolah Keluarga dan Perempuan Politik. Penghargaan juga diberikan kepada Bundo Nelyati sebagai penggiat perempuan berbudaya Minangkabau.
Selain itu, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi turut menyerahkan penghargaan kepada Zuryani, S.Pd., sebagai perempuan inspiratif penggerak lingkungan melalui Bank Sampah Seroja. Sejak didirikan pada 2018, bank sampah tersebut dinilai konsisten menggerakkan masyarakat untuk mengelola sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari limbah rumah tangga.

Program itu juga memberi dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Dari hasil pengelolaan sampah, Bank Sampah Seroja disebut mampu membantu memenuhi kebutuhan anggota hingga membeli perlengkapan yang dibutuhkan mushala di lingkungan setempat.
Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Susi Yanti, mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam keluarga maupun kehidupan sosial sehingga perlu terus didorong agar berkembang dan berdaya.
“Perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, ruang belajar dan pemberdayaan harus terus dibuka,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, menegaskan peringatan Hari Kartini tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat perempuan Indonesia agar terus belajar dan berkarya.
“Kekuatan perempuan sesungguhnya terletak pada kebersamaan, gotong royong dan kepedulian yang tumbuh dari lingkungan terkecil di tengah masyarakat. Saya berharap perempuan Kota Bukittinggi terus menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, kreatif dan berdaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi yang diwakili Staf Ahli Emil Achir menyampaikan bahwa perempuan saat ini dituntut mampu menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai moral serta budaya.
“Belajar bukan dibatasi usia, profesi, maupun status sosial. Namun belajar harus bisa dilakukan oleh siapa saja, selama hayat dikandung badan,” katanya.
Ia menambahkan, perempuan memiliki posisi strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga, penggerak ekonomi, penjaga nilai budaya, sekaligus mitra penting dalam pembangunan daerah.
Editor: Wahyu Sikumbang