Dari Enggrang hingga Anyang Kurai, Alek Anak Nagari Bangkitkan Wisata Budaya Bukittinggi
BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Perayaan satu abad Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, semakin semarak dengan digelarnya Alek Anak Nagari yang resmi dibuka Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Lapangan Wirabraja atau Lapangan Kantin, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan budaya yang berlangsung selama dua hari, 16 hingga 17 Mei 2026 itu merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. Sebanyak 82 sekolah ikut ambil bagian dalam berbagai lomba permainan rakyat, kuliner tradisional, hingga budaya tutur adat Minangkabau.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan dipadati masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintah daerah, tokoh adat, bundo kanduang, hingga organisasi perempuan adat di Kota Bukittinggi.
Prosesi pembukaan ditandai dengan peletusan mariam batuang atau meriam bambu oleh Gubernur Sumatera Barat bersama Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ketua LKAAM Bukittinggi, pimpinan Kerapatan Adat Kurai, Bundo Kanduang, serta Ketua Persatuan Wanita Kurai.

Beragam permainan tradisional digelar untuk menghidupkan kembali budaya lokal yang mulai jarang dimainkan generasi muda. Permainan yang diperlombakan di antaranya lore, tarompa sayak, tangkelek, enggrang, hingga congklak. Perlombaan tersebut melibatkan peserta dari berbagai unsur masyarakat dan menarik perhatian pengunjung yang memadati arena kegiatan.
Mahyeldi mengatakan Alek Anak Nagari menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga tradisi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Minangkabau.
“Ini adalah sebuah hal yang positif, kalau bukan kita siapa yang akan menggalakkan,” kata Mahyeldi, Minggu (17/5/2026).
Editor : Wahyu Sikumbang