get app
inews
Aa Text
Read Next : Tim 2 URC Klewang Evakuasi Pencuri HP Jemaah Masjid yang Nyaris Diamuk Massa di Padang

Tega! Ayah di Padang Siksa Bayinya Usia 1,5 Tahun, Tubuh Korban Penuh Luka Gigitan

Senin, 18 Mei 2026 | 07:49 WIB
header img
M (1,5 th) balita yg menjadi korban kekerasan oleh Ayah kandungnya, dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. dengan kondisi mengalami luka gigitan disekujur tubuh. (Foto: Istimewa).

PADANG, iNewsPadang.id — Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sangat memprihatinkan terjadi di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Seorang balita laki-laki berinisial M yang baru berusia 1,5 tahun, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar setelah menjadi korban penganiayaan keji oleh ayah kandungnya sendiri, Ramadhani.

Kondisi korban sangat mengenaskan. Di sekujur tubuh mungilnya ditemukan belasan luka bekas gigitan yang dilayangkan oleh pelaku, bahkan hingga menyasar ke area vital korban. Tak hanya itu, kaki balita malang tersebut juga mengalami luka lepuh yang diduga kuat akibat disiram air panas.

Ibu Korban Juga Kerap Dianiaya

Aksi kekejaman Ramadhani ternyata tidak hanya menyasar sang anak. Sang istri, Desminar, mengaku dirinya juga kerap menjadi sasaran amukan dan penganiayaan oleh pelaku.

Kekerasan fisik itu kerap diterima Desminar setiap kali ia mencoba pasang badan dan melarang suaminya bertindak kejam kepada anak mereka. Di bawah ancaman dan ketakutan, Desminar selama ini tak berdaya menghadapi tabiat buruk sang suami.

Terbongkar Berkat Keberanian Tetangga

Kasus yang menyayat hati ini akhirnya berhasil terbongkar setelah warga di sekitar kediaman pelaku merasa curiga dengan kondisi korban. Prihatin dengan keselamatan sang balita, tetangga korban kemudian memberanikan diri melaporkan perbuatan biadab Ramadhani ke Polresta Padang.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat. Petugas Satreskrim Polresta Padang langsung diterjunkan ke lokasi dan berhasil meringankan serta mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti.

Korban Alami Trauma Mendalam, Biaya Ditanggung Polisi

Saat ini, balita M masih menjalani perawatan intensif di Ruang Cempaka RS Bhayangkara Polda Sumbar dengan didampingi ibunya. Guna meringankan beban keluarga, seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban ditanggung sepenuhnya oleh pihak Kepolisian.

Meski kondisi fisiknya mulai ditangani secara medis, korban dilaporkan masih mengalami trauma psikis yang sangat mendalam. Isak tangis ketakutan dari balita berusia 1,5 tahun ini kerap bergema di dalam ruangan setiap kali petugas medis mendekat untuk mengobati lukanya.

"Rasa ketakutan mendalam masih menghantui sang balita. Setiap petugas medis mau mengoleskan obat, dia menangis histeris karena trauma," ujar salah satu sumber di rumah sakit.

Melihat kondisi tersebut, suasana haru sempat menyelimuti ruang perawatan. Sejumlah petugas rumah sakit, personel Polwan, hingga petugas keamanan (sekuriti) turut turun tangan untuk menghibur korban. Mereka membawa mainan hingga mengipasi korban dengan kertas agar sang balita merasa aman, tidak takut lagi didekati, dan mau menjalani proses penyembuhan.

Sementara itu, pelaku Ramadhani saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polresta Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya di hadapan hukum.

Editor : Budi Sunandar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut