get app
inews
Aa Text
Read Next : TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Agam, Bangun Jalan, Jembatan, dan Bangun Rumah Warga

Butuh Rujukan Darurat, Keluarga Pasien Keluhkan Sulitnya Akses Ambulans RSUD Bukittinggi

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:11 WIB
header img
Ambulans bantuan Yayasan Prabowo Subianto yang terparkir di lingkungan RSUD Bukittinggi. Keluarga pasien mengeluhkan proses penggunaan ambulans saat membutuhkan rujukan darurat. (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

Januar juga mengungkapkan, setelah tiba di rumah sakit tujuan, keluarga kembali menghadapi kendala karena dokter jaga mempertanyakan kelengkapan dokumen rujukan dari rumah sakit sebelumnya.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak RSUD Bukittinggi menegaskan seluruh proses pelayanan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Bukittinggi, Feli, didampingi Kabid Pelayanan dr Yeva, Kabid Keperawatan Sri Wahyuni Y, Kasubag Humas Fatma Idola, dan Kasi Pelayanan dr Ermalinda, menjelaskan bahwa pasien langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di IGD.

Menurut pihak rumah sakit, hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki riwayat gangguan jantung sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan menggunakan CT Scan, sementara fasilitas tersebut belum tersedia di RSUD Bukittinggi.


Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi bersama manajemen Bank Nagari berpose di depan mobil bantuan CSR untuk RSUD Bukittinggi, sebagai simbol sinergi pelayanan publik dan kepedulian sektor perbankan, Senin (4/8/2025). (Foto: Dok. Istimewa)

"Pasien sudah kami terima dan langsung ditindaklanjuti. Karena RSUD belum memiliki CT Scan, kami mengupayakan rujukan ke RSAM. Namun proses rujukan membutuhkan waktu, sementara keluarga menginginkan pasien segera berangkat sehingga disarankan menggunakan ambulans secara mandiri," jelas Feli.

RSUD Bukittinggi diketahui memiliki sejumlah unit ambulans operasional, termasuk kendaraan bantuan dari Yayasan Prabowo Subianto, BRI Peduli, dan Bank Nagari.

Keluhan terkait prosedur penggunaan ambulans juga pernah disampaikan warga lainnya. Debi, warga Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, mengaku pernah mengalami kesulitan serupa saat hendak melahirkan anak keduanya.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut