Proyek Tol Bukittinggi–Sicincin Masuk Tahap Awal, Pembebasan Lahan Mulai Dibahas
BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam mulai mempersiapkan tahapan pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) yang digelar di Aula Balaikota Bukittinggi, Sumatra Barat, Senin (8/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wisnu Priambodo, Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil Sumatera Barat M. Syahril, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, Bupati Agam Benni Warlis, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Mhd Lutfi, jajaran organisasi perangkat daerah, camat, wali nagari, Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan, rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal dari empat tahapan yang akan dilaksanakan dalam proses pembangunan jalan tol. Tahap pertama difokuskan pada inventarisasi berbagai persoalan dan potensi dampak yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek.
Menurutnya, pada fase awal ini pemerintah secara bersamaan melaksanakan studi kelayakan atau feasibility study (FS), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT).

"Kemarin itu baru tahapan awal. Kita akan menyatukan persepsi, menampung aspirasi, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang kemungkinan timbul selama proses pembangunan," ujar Benni Warlis, Selasa (9/6/2026).
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan masukan dan aspirasi, khususnya dari wilayah yang terdampak langsung oleh rencana pembangunan jalan tol, yakni Kecamatan Sungai Pua, Candung, dan Banuhampu.
"Mari kita manfaatkan forum ini untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi, sehingga tidak ada masyarakat ataupun sanak saudara kita yang merasa dirugikan," katanya.
Editor : Wahyu Sikumbang