get app
inews
Aa Text
Read Next : Cair Rp1,35 Juta per Jiwa, Ribuan Korban Bencana di Kabupaten Agam Terima Bantuan Jaminan Hidup

Proyek Tol Bukittinggi–Sicincin Masuk Tahap Awal, Pembebasan Lahan Mulai Dibahas

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:20 WIB
header img
Bupati Agam Benni Warlis dan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan pandangan terkait rencana pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin dalam rakor DPPT di Aula Balaikota Bukittinggi, Senin (8/6/2026). (Foto: Istimewa)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam mulai mempersiapkan tahapan pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) yang digelar di Aula Balaikota Bukittinggi, Sumatra Barat, Senin (8/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wisnu Priambodo, Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil Sumatera Barat M. Syahril, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, Bupati Agam Benni Warlis, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Mhd Lutfi, jajaran organisasi perangkat daerah, camat, wali nagari, Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan, rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal dari empat tahapan yang akan dilaksanakan dalam proses pembangunan jalan tol. Tahap pertama difokuskan pada inventarisasi berbagai persoalan dan potensi dampak yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek.

Menurutnya, pada fase awal ini pemerintah secara bersamaan melaksanakan studi kelayakan atau feasibility study (FS), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT).


Pemerintah Kota Bukittinggi dan Pemerintah Kabupaten Agam menggelar rapat koordinasi penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) untuk pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin di Aula Balaikota Bukittinggi, Senin (8/6/2026). (Foto: Istimewa)

"Kemarin itu baru tahapan awal. Kita akan menyatukan persepsi, menampung aspirasi, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang kemungkinan timbul selama proses pembangunan," ujar Benni Warlis, Selasa (9/6/2026).

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan masukan dan aspirasi, khususnya dari wilayah yang terdampak langsung oleh rencana pembangunan jalan tol, yakni Kecamatan Sungai Pua, Candung, dan Banuhampu.

"Mari kita manfaatkan forum ini untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi, sehingga tidak ada masyarakat ataupun sanak saudara kita yang merasa dirugikan," katanya.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut