Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Luapan Sungai Batang Katanahan, Permukiman Warga di Tigo Nagari Terendam
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Tetapkan Agam dan Delapan Daerah di Sumbar Siaga Cuaca Ekstrem 11–13 September

Jum'at, 11 September 2026 | 01:00 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
BMKG Tetapkan Agam dan Delapan Daerah di Sumbar Siaga Cuaca Ekstrem 11–13 September
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat pada 11–13 September 2026. (Foto: Istimewa)

PARIAMAN, iNewsPadang.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat yang diperkirakan berlangsung pada 11–13 September 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Dalam press release yang diterbitkan di Padang Pariaman pada Kamis (10/9/2026), BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor dinamika atmosfer, yakni aktifnya Gelombang Rossby Ekuatorial, daerah pertemuan arus atau konvergensi, belokan angin (shearline) di wilayah Sumatera Barat, serta anomali suhu muka laut di perairan barat Sumatera Barat yang bernilai positif. Kondisi tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara intensif.

BMKG menyatakan wilayah yang berada pada status Siaga meliputi Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan serta sekitarnya.

Sementara itu, wilayah dengan status Waspada meliputi Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya beserta sekitarnya.

Menurut BMKG, kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga dampak turunannya, terutama apabila hujan berintensitas tinggi berlangsung dalam durasi yang lama.

Masyarakat diimbau mengenali lokasi rawan bencana, memperbarui informasi prakiraan cuaca sebelum beraktivitas, serta memilih lokasi yang aman ketika hujan deras terjadi. Warga juga diminta mewaspadai kenaikan debit sungai maupun potensi material longsor, terutama di kawasan lereng dan daerah rawan bencana.

Selain itu, BMKG meminta masyarakat segera melaporkan kejadian bencana kepada instansi terkait serta mengikuti arahan petugas penanggulangan bencana apabila terjadi kondisi darurat.

Informasi cuaca terkini dapat diperoleh melalui media sosial resmi BMKG, yakni @InfoBMKG di platform X, @bmkgminangkabau di Instagram, maupun layanan WhatsApp BMKG Minangkabau di nomor 0812-6812-5907. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait perkembangan cuaca selama periode potensi cuaca ekstrem tersebut. Informasi ini sejalan dengan peringatan dini BMKG mengenai potensi cuaca ekstrem nasional pada periode yang sama.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut