Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMSI dan MAN 1 Bukittinggi Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo di Arosuka
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Desa Wisata Sumbar Tawarkan Budaya, Kuliner dan Pengalaman Ramah Muslim

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:26 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Tiga Desa Wisata Sumbar Tawarkan Budaya, Kuliner dan Pengalaman Ramah Muslim
Pesilat laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok usia, diiringi musik tradisional, menyambut peserta familiarization trip di Simpang Tigo Tugu Koto Gadang, Kabupaten Agam. (Foto: Istimewa)

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan edukasi ekonomi di sentra bordir dan pengenalan proses pengupasan kemiri secara tradisional. Peserta kemudian menaiki bendi menuju galeri adat untuk melihat pelaminan khas Minangkabau dan proses pembuatan tas rajut.

Di destinasi yang dikenal dengan kerupuk sanjainya tersebut, rombongan juga mengikuti kegiatan memetik singkong langsung di kebun dan mengunjungi dapur produksi untuk mempelajari proses pembuatan karupuak sanjai.

Pengalaman wisata ditutup dengan makan bajamba di balairung, demonstrasi memasak onde-onde dan pisang kapik, serta permainan tradisional lomba tangkelek panjang.

“Beragam aktivitas tersebut memperlihatkan potensi Kampung Wisata Sanjai dalam memadukan kuliner, kerajinan, tradisi, dan kegiatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pengalaman wisata desa,” ungkap Ketua Pokdarwis Kampung Wisata Sanjai, Prof. Sukmareni Neng.


Peserta familiarization trip mengamati proses pembuatan dan memasak kerupuk sanjai, kemudian mencicipi kuliner khas Bukittinggi di Kampung Wisata Sanjai, Kamis (8/10/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

Pada Jumat (9/10/2026), rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Wisata Koto Gadang, Kabupaten Agam. Peserta disambut pertunjukan silat oleh pesilat laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok usia.

Di desa tersebut, peserta mengunjungi museum untuk mengenal sejarah Koto Gadang, termasuk kisah sejumlah tokoh yang berasal dari daerah itu, seperti H. Agus Salim, Sutan Sjahrir, dan Rohana Kudus.

Rombongan kemudian berkeliling kawasan pusaka menggunakan kendaraan baggy sebelum mengunjungi sentra kerajinan perak. Ketua Pokdarwis Koto Gadang, Jurian Andika, mengatkan, selain melihat proses pembuatan perhiasan dan kerajinan, peserta juga berkesempatan mencoba langsung aktivitas tersebut.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut