Tiga Desa Wisata Sumbar Tawarkan Budaya, Kuliner dan Pengalaman Ramah Muslim
Benarivo Triadi Putra menjelaskan, perjalanan pengenalan tersebut memiliki target keluaran berbeda sesuai dengan peran masing-masing peserta.
Agen perjalanan dan operator tur diharapkan menilai kelayakan komersial paket wisata, memberikan masukan mengenai teknis dan operasional perjalanan, serta mengevaluasi pemenuhan aspek pariwisata ramah muslim. Hasil yang ditargetkan berupa formulir umpan balik dan rekomendasi paket wisata, disertai komitmen untuk memasarkan paket kepada calon pelanggan potensial.
Bagi kreator konten, targetnya adalah menghasilkan sedikitnya satu konten reels dan lima konten story yang menonjolkan daya tarik, keunikan, serta fasilitas ramah muslim di desa wisata. Peserta juga diarahkan mencantumkan akun desa wisata dan penyelenggara dalam unggahan media sosial.
Adapun peserta dari kalangan media diharapkan melakukan peliputan dan menggali informasi mengenai pengembangan pariwisata ramah muslim dari pengelola desa wisata, dengan target minimal satu artikel atau berita yang dipublikasikan.

Sementara itu, akademisi diharapkan menilai kesiapan destinasi dari perspektif keilmuan, menelaah kesesuaian paket wisata dengan prinsip pariwisata ramah muslim, serta mengidentifikasi peluang kerja sama dengan perguruan tinggi.
Melalui pendekatan tersebut, pengenalan Kampung Wisata Sanjai, Koto Gadang, dan Kubu Gadang tidak hanya berfokus pada atraksi wisata, tetapi juga diarahkan untuk mengevaluasi kesiapan produk dan memperluas jaringan pemasaran.
Editor: Wahyu Sikumbang