PADANG PANJANG,iNewsPadang.id- Puluhan orang diduga tertimbun material lumpur dan hanyut tersapu derasnya luapan Sungai Lembah Anai, Padang Panjang, Kamis siang (27/10/2025).
Hingga kini, proses evakuasi dihentikan sementara karena arus sungai semakin deras dan adanya potensi longsor susulan yang mengancam keselamatan petugas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, saat hujan deras mengguyur kawasan Padang Panjang dan perbatasan Tanah Datar. Banjir Sumbar ini banyak pengendara dan warga berteduh di sekitar rumah serta warung ketika tiba-tiba arus Sungai Lembah Anai meluap dari arah hulu, membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu.
Dalam hitungan detik, material itu menyapu rumah warga serta orang-orang yang berada di lokasi. Dugaan kuat, sebagian korban tertimbun lumpur dan lainnya hanyut terbawa arus sungai.
Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Puji Sumedi, mengungkapkan bahwa korban tak hanya berasal dari warga sekitar, tetapi juga para pengendara yang saat itu berteduh di lokasi kejadian.
“Banyak pengendara yang kebetulan berteduh ketika arus sungai tiba-tiba besar. Sebagian warga juga sedang menyaksikan kenaikan debit air sebelum akhirnya tersapu material lumpur,” ujar Letkol Inf Agus Priyo Puji Sumedi, Dandim 0307 Tanah Datar.
Ia juga menyampaikan bahwa dua korban hilang merupakan personel TNI yang tengah bertugas di sekitar lokasi.
Petugas gabungan telah berupaya melakukan evakuasi, namun proses dihentikan sementara karena kondisi cuaca ekstrem dan risiko longsor susulan. Sebagian korban yang sudah ditemukan langsung dibawa ke RSUD Padang Panjang dan puskesmas terdekat.
Sementara itu, arus lalu lintas Padang–Bukittinggi lumpuh total akibat material longsor dan kepadatan warga di sekitar lokasi.
Editor : Agung Sulistyo
Artikel Terkait
