Alek Permainan Anak Nagari Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang, Diikuti 1.000 Pelajar

Wahyu Sikumbang
Gubernur Sumbar bersama Ketua DPRD Bukittinggi dan Wakil Wali Kota Bukittinggi mencoba permainan tradisional saat pembukaan Alek Anak Nagari se-Bukittinggi 2026 di Lapangan Wirabraja, Sabtu (16/5/2026). (Foto: iNewsPadang.id/Wahyu Sikumbang)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, memeriahkan Alek Permainan Anak Nagari se-Bukittinggi Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Wirabraja pada Sabtu hingga Minggu, 16-17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan 100 tahun Jam Gadang.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Sumbar Eva Kamila itu diikuti sekitar 80 sekolah mulai tingkat SD hingga SLTA sederajat. Tidak kurang dari 1.000 peserta ambil bagian dalam berbagai permainan tradisional anak nagari.

Ketua Panitia, Dedi Fatria, mengatakan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak menjadi semangat tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap Alek Anak Nagari dapat terus dilaksanakan dan menjadi tradisi budaya di Kota Bukittinggi.

“Ada sekitar 1.000 lebih anak yang ikut Alek Anak Nagari di Bukittinggi ini. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari Ibu Nurna Eva Kamila serta seluruh pihak. Kita harapkan alek anak nagari ini bisa menjadi tradisi di Bukittinggi,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).


Ratusan pelajar mengenakan pakaian adat Minangkabau mengikuti pawai budaya saat pembukaan Alek Anak Nagari se-Bukittinggi 2026 di Lapangan Wirabraja, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Vesco)

Anggota DPRD Sumatera Barat, Eva Kamila, mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan anak nagari bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Permainan anak nagari ini bukan sekadar permainan, tetapi juga mengandung banyak nilai pendidikan karakter. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi bagian dari kalender event Kota Bukittinggi,” katanya.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi lembaga adat bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat itu. Ia menilai Alek Anak Nagari menjadi upaya penting dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman.

Editor : Wahyu Sikumbang

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network