95 PKL Mulai Dipindah ke Pasa Ateh, Jam Gadang Ditata Ulang hingga 30 Mei

Wahyu Sikumbang
Tim Gabungan SK4 membantu pedagang kaki lima memindahkan barang dagangan dari kawasan Jam Gadang menuju Pasa Ateh, Kamis (21/5/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

Sebagai bentuk dukungan pada tahap awal relokasi, Pemko Bukittinggi menggratiskan tempat bagi para PKL yang masuk ke Pasa Ateh. Pemerintah juga berencana melakukan pembenahan fisik di sekitar kawasan pasar, termasuk mengganti atap toko yang menjorok ke jalan dengan membran serta menambah tangga dan kursi bagi pengunjung.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup turut melakukan pembersihan atap bangunan toko yang dipenuhi rumput dan lumut. Penataan kawasan Jam Gadang dan Pasa Ateh ditargetkan selesai dan tampak lebih rapi paling lambat 30 Mei mendatang.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pedagang Wisata Bukittinggi (P2WB), Feri Afendi, menjelaskan para PKL yang direlokasi berasal dari enam titik di sekitar Jam Gadang dan Pasar Ateh.

“Titik pedagang mulai dari dekat Ramayana hingga sekitar Pasar Ateh. Ada yang di dekat Jam Gadang, depan pasar, dekat Masjid Raya, kawasan kerupuk kuah hingga pedagang aksesori di samping Pasar Ateh,” jelasnya.

Ia menyebutkan para pedagang sebelumnya sempat diarahkan menempati lantai IV Pasa Ateh, namun lokasi tersebut dinilai kurang strategis untuk aktivitas jual beli. Aspirasi pedagang kemudian disampaikan ke DPRD hingga akhirnya mereka diperbolehkan menempati lantai I pasar.

Saat ini, sekitar 95 pedagang telah masuk dalam gelombang pertama relokasi. Mereka didominasi penjual aksesori dan pakaian khas kawasan Jam Gadang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena relokasi dilakukan secara bertahap.

“Sekarang baru gelombang pertama. Sisanya akan menyusul setelah lokasi tambahan disiapkan,” kata Feri.

Secara keseluruhan, jumlah PKL dari enam titik tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 orang.

Editor : Wahyu Sikumbang

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network