“Kita akan seminarkan pada hari Sabtu tentang sastra dan artificial intelligence. Kenapa kita bicarakan khusus? Karena kita tahu pusat literasi Indonesia itu adalah di Bukittinggi,” ujarnya.
Melalui festival ini, panitia berharap generasi muda semakin terdorong untuk meningkatkan minat membaca, menulis, serta memahami pentingnya bahasa dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat. Literasi tidak hanya dipandang sebagai sarana meningkatkan kecerdasan, tetapi juga sebagai fondasi untuk membangun kesejahteraan dan peradaban yang berkelanjutan.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
