Gunung Marapi Erupsi Lagi, Hujan Abu Selimuti Aia Angek hingga Batu Palano

Wahyu Sikumbang
Hujan abu vulkanik menyelimuti jalan di kawasan Aia Angek, Kabupaten Tanah Datar, setelah Gunung Marapi erupsi pada Kamis (1/10/2026). (Foto: Istimewa)

"Pascaerupsi itu sudah terjadi hujan abu di beberapa tempat, maka dari itu masyarakat diimbau menggunakan masker. Hujan abu berada di titik salah satunya di Aia Angek," kata Teguh.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi terjadi pada pukul 10.00 WIB. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati karena puncak gunung tertutup kabut.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 19,5 milimeter dan durasi sekitar 27 detik.

Hingga laporan tersebut disampaikan, Gunung Marapi masih berstatus Level II atau Waspada.


Pengamat di Pos PGA Marapi, Teguh Firmasnyah, memantau aktivitas vulkanik Gunung Marapi melalui layar monitor di Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, Bukittinggi. (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

PVMBG merekomendasikan masyarakat agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya lahar, terutama saat musim hujan. Jika terjadi hujan abu, warga diimbau menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Editor : Wahyu Sikumbang

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network