AGAM, iNewsPadang.id — Hujan abu vulkanik melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, setelah Gunung Marapi kembali erupsi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Abu vulkanik menyelimuti jalan raya hingga mengganggu jarak pandang pengendara. Kondisi tersebut salah satunya terjadi di kawasan Aia Angek, Kabupaten Tanah Datar, dan Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.
Di Aia Angek, abu vulkanik bercampur hujan menyelimuti permukaan jalan dan beterbangan saat kendaraan melintas. Sementara di Batu Palano, abu menutupi perkebunan warga serta menempel pada kendaraan dan pakaian pengendara sepeda motor.
Epi, seorang pengendara sepeda motor yang melintas dari Padang Panjang menuju Bukittinggi, mengaku sempat terjebak hujan bercampur abu vulkanik di kawasan Aia Angek hingga menjelang Pasar Koto Baru.
Abu vulkanik Gunung Marapi menempel pada kendaraan dan pakaian pengendara sepeda motor di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)
"Dari Padang Panjang mau ke Bukittinggi terus hujan. Dari Aia Angek sampai Koto Baru hujan bercampur abu yang cukup tebal. Makanya pakai mantel, abunya menempel di kaca helm sampai tidak nampak jalan," kata Epi.
Untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas, sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi terlihat mengatur arus kendaraan yang melintas di depan markas kepolisian tersebut. Sejumlah kendaraan yang melintas juga tampak diselimuti abu vulkanik.
Petugas Pengamat Gunung Api Marapi dari Pos PGA Marapi, Teguh Firmansyah, membenarkan terjadinya erupsi yang disusul hujan abu di sejumlah lokasi.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
