Bukittinggi Kota Perjuangan di Bawah Ramlan–Ibnu: UHC 98,37 Persen, 926 Ribu Wisatawan Datang
Sebagai kota wisata, Bukittinggi mencatat capaian signifikan. Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan ke objek berbayar mencapai 926.035 orang, tertinggi dalam enam tahun terakhir. Saat libur Lebaran 2025, Pendapatan Asli Daerah dari sektor wisata menembus lebih dari Rp2,9 miliar.
Penguatan estetika kota dilakukan melalui pengecatan ikon Jam Gadang, penataan Jembatan Limpapeh, serta pembenahan taman dan ruang publik. Prestasi regional pun diraih dengan pengakuan ASEAN Clean Tourist City 2026–2028, menempatkan Bukittinggi sebagai salah satu dari lima kota di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.

Program Bukittinggi Ramah, Aman, dan Inklusif (BLI KASIH) juga dijalankan melalui rehabilitasi sosial berbasis bimbingan mental dan spiritual bekerja sama dengan lintas sektor, termasuk Kementerian Agama dan MUI. Sepanjang 2025, sembilan warga yang terjaring operasi ketertiban mengikuti program pembinaan terpadu.
Di bidang kepemudaan dan olahraga, anggaran pemeliharaan lima sarana olahraga dialokasikan lebih dari Rp832 juta. Fasilitas seperti GOR Indoor Bermawi dan Lapangan Sepak Bola Atas Ngarai dibenahi, sementara eks Kolam Renang Bantola dialihfungsikan menjadi kawasan olahraga multifungsi.
Editor : Wahyu Sikumbang