Bukittinggi Kota Perjuangan di Bawah Ramlan–Ibnu: UHC 98,37 Persen, 926 Ribu Wisatawan Datang
Penguatan layanan rumah sakit dilakukan melalui penambahan dokter spesialis dan peningkatan sarana prasarana. Upaya ini dibarengi peningkatan pelayanan kesehatan jiwa serta pencegahan penyalahgunaan napza.
Di bidang sosial, Dinas Sosial menyalurkan berbagai bantuan sepanjang 2025, antara lain 105 paket sembako lansia, 280 paket untuk penyandang disabilitas, 170 paket bagi fakir miskin, 24 unit kursi roda, serta bantuan usaha ekonomi produktif untuk 280 orang. Total anggaran yang digelontorkan mencapai ratusan juta rupiah dari APBD.

Sektor perdagangan dan UMKM juga mendapat perhatian melalui program PKL Naik Kelas. Pemerintah telah memfinalisasi roadmap bersama akademisi, menetapkan Peraturan Wali Kota tentang zonasi dan standar operasional PKL, serta mendata 651 pedagang di kawasan Pasar Atas berbasis e-mapping. Penataan ini diharapkan memperkuat ekonomi berbasis pariwisata, ekonomi kreatif, perdagangan, dan jasa.
Pendataan aset perdagangan turut dilakukan, termasuk optimalisasi toko di Pasar Atas dan penjajakan lanjutan pengelolaan Banto Trade Center setelah berakhirnya kerja sama dengan pihak ketiga pada Maret 2026.
Di sektor infrastruktur dan permukiman, 35 unit rumah tidak layak huni diperbaiki sepanjang 2025 yang tersebar di tujuh kelurahan. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi pemerintah kota dan DPRD. Peningkatan jalan lingkungan, riol, serta pengentasan kawasan kumuh juga menjadi fokus pembangunan.
Editor : Wahyu Sikumbang