Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Warga, Polres 50 Kota Bagikan Masker Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Ongkos Laundry Naik Dampak Lonjakan Harga Plastik,Jumlah Pelanggan Turun Hingga 30 Persen

Rabu, 22 April 2026 | 17:34 WIB
  • author Agung Sulistyo
Ongkos Laundry Naik Dampak Lonjakan Harga Plastik,Jumlah Pelanggan Turun Hingga 30 Persen
Aktivitas di salah satu usaha laundry di Payakumbuh. Kenaikan harga plastik dan bahan pendukung membuat pelaku usaha menaikkan tarif, berdampak pada penurunan pelanggan. (Foto: iNews Payakumbuh).

Tidak hanya plastik, kenaikan juga terjadi pada bahan lain seperti sabun dan pewangi pakaian. Namun, Putri menegaskan bahwa kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama.

“Selain plastik, sabun dan pewangi juga naik. Tapi kami tidak mau menurunkan kualitas produk. Sabun dan parfum tetap kami pakai yang premium untuk menjaga kualitas, jadi yang dinaikkan adalah ongkos laundry,” jelasnya.

Meski tarif telah disesuaikan, margin keuntungan justru semakin tertekan akibat tingginya biaya operasional. Di sisi lain, dampak kenaikan harga juga dirasakan dari berkurangnya jumlah pelanggan.


“Kalau tidak dinaikkan, biaya operasional tidak tertutup. Kalau dipaksakan, nanti bisa berdampak ke kualitas seperti pengurangan sabun, dan itu tidak mau kami lakukan. Jadi kualitas tetap kami pertahankan walaupun keuntungan jadi tipis,” ungkapnya.


Dia menyampaikan, sejak kenaikan tarif diberlakukan, jumlah pelanggan menurun hingga sekitar 30 persen. “Setelah harga naik, ada penurunan konsumen sekitar 30 persen. Tapi kami berharap pelanggan mengerti karena kenaikan ini memang karena biaya operasional naik,” katanya.

Di sisi konsumen, sebagian pelanggan memahami kondisi tersebut. Deby, salah seorang pelanggan, menilai kenaikan tarif masih dapat diterima selama kualitas layanan tidak berubah.“Itu sah-sah saja selama kualitasnya tidak berkurang, kami terima saja. Karena sekarang memang banyak harga kebutuhan yang naik,” ujar Deby.

Kondisi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil di tengah fluktuasi harga bahan baku. Di satu sisi harus menjaga kualitas, di sisi lain menghadapi risiko penurunan pelanggan akibat penyesuaian harga.

Editor: Agung Sulistyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut