Momen 1 Muharram dan 100 Tahun Jam Gadang, Pemko Bukittinggi Ajak Siapkan Generasi Gemilang
"Manfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah dan meningkatkan keimanan agar tidak menjadi manusia yang merugi," katanya.
Kesadaran kedua adalah kesadaran sejarah. Ia menjelaskan bahwa penanggalan Hijriah mulai ditetapkan berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa tersebut kemudian menjadi titik awal perhitungan kalender Islam yang digunakan hingga saat ini.
"Sejarah Islam dan perjalanan para nabi menjadi bagian penting untuk memahami peradaban serta memperkuat iman dalam menjalani kehidupan," ujarnya.
Sementara itu, kesadaran ketiga adalah kesadaran ilahiyah. Alber Nasir menilai setiap proses perubahan menuju kebaikan akan selalu menghadapi tantangan dan ujian. Nilai tersebut, kata dia, dapat dipetik dari berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
Melalui tabligh akbar ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi momentum refleksi bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan, menjaga nilai-nilai adat dan agama, serta membangun generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Editor : Wahyu Sikumbang