Lolos dari Seleksi Ketat Ratusan Pelajar, 54 Calon Paskibraka Bukittinggi Jalani Diklat
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi mental, fisik, maupun kedisiplinan. Ramlan menegaskan, pendidikan dan pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan membentuk pasukan pengibar bendera, tetapi juga mencetak generasi muda yang berintegritas, berjiwa bela negara, serta memiliki daya saing.
"Jaga disiplin, semangat, dan kekompakan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kerja sama dan rasa tanggung jawab," pesannya.
Dalam arahannya, Ramlan juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, khususnya peran Bukittinggi sebagai Ibu Kota Darurat Republik Indonesia (PDRI).
Ia menjelaskan, Bukittinggi merupakan salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang menerima Bendera Duplikat Pusaka sebagai bentuk penghormatan atas peran strategis daerah tersebut dalam mempertahankan eksistensi Republik Indonesia pada masa perjuangan.
Pada acara pembukaan itu, Wali Kota turut melepas tiga pelajar yang akan mewakili Kota Bukittinggi pada seleksi Calon Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Barat. Mereka adalah Fajar Jantan Padang Bolak Harahap dari SMA Negeri 2 Bukittinggi, Siti Zahira Wadi dari SMA Negeri 1 Bukittinggi, dan Keysha Epprilya Fashla dari SMA Negeri 5 Bukittinggi.
Keberhasilan ketiga pelajar tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh calon Paskibraka Kota Bukittinggi untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu mengemban tugas sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Editor : Wahyu Sikumbang