AGAM, iNewsPadang.id — Aksi Brigjen TNI Muhammad Nas menenangkan ribuan massa ojek online (ojol) di depan Markas Komando (Mako) Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025), menjadi sorotan publik.
Dengan sikap tenang, jenderal Kostrad menjabat Asisten Intelijen (Asintel) Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad) ini berdiri di hadapan pendemo dan berjanji menjadi penengah agar tuntutan mereka tersampaikan.
Massa ojol saat itu menuntut transparansi dalam kasus meninggalnya seorang rekan yang diduga ditabrak lalu dilindas kendaraan taktis Brimob. Mereka juga mendesak pembebasan pelajar dan warga yang ditahan selama aksi.
Brigjen TNI Muhammad Nas, jenderal muda asal Gadut, Agam, viral karena aksi menyejukkan di demo depan Markas Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Foto: Penkostrad
Setelah mediasi, massa diarahkan untuk membubarkan diri dengan tertib. Di momen itulah suasana berubah haru saat seorang pengemudi ojek online (Ojol) tiba-tiba berucap, “Terima kasih Bapak sudah hadir, sudah meredam massa agar tidak jatuh korban lagi,” ucap sang driver ojol dengan suara bergetar.
Sosoknya Brigjen Nas pun viral. Brigjen TNI Muhammad Nas lahir di Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, pada 8 Juni 1975. Pendidikan dasarnya ditempuh di kampung halaman, mulai dari SD hingga SMA Negeri 1 Tilatang Kamang yang diselesaikan pada 1994.
Ia merupakan alumni SMP Negeri 1 Tilatang Kamang angkatan 1991. Setelah tamat SMA, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer dan lulus pada 1998, lalu meniti karier panjang hingga meraih pangkat jenderal bintang satu.
Brigjen TNI Muhammad Nas menemui massa pengemudi ojek online (ojol) di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Foto: Dwi Narto
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait