Manajemen Talenta ASN, Pemko Bukittinggi Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan

Wahyu Sikumbang
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memimpin apel gabungan ASN sekaligus menyampaikan penerapan program Manajemen Talenta ASN di Halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (4/11/2026). (Foto: Istimewa)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi mulai menerapkan program Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan melakukan pemetaan potensi dan kinerja pegawai. Hingga November 2026, sebanyak 739 dari total 3.721 ASN di lingkungan pemerintah daerah tersebut telah mengikuti profiling.

Informasi tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat memimpin apel gabungan ASN di Halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (4/11/2026). Kegiatan itu diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi.

Ramlan menjelaskan, Manajemen Talenta ASN merupakan sistem pengelolaan karier yang mencakup tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan talenta berdasarkan potensi serta kinerja pegawai untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah.

Sistem tersebut juga menggunakan pemetaan sembilan kategori atau Nine Box Talent Management. Pemetaan ini mengelompokkan ASN berdasarkan tingkat potensi dan kinerja sebagai salah satu dasar pengembangan karier serta pengisian jabatan.

"Manajemen talenta bertujuan menemukan dan mempersiapkan talenta terbaik untuk mengisi posisi strategis dan kepemimpinan masa depan. Selain itu, sistem ini mendorong peningkatan profesionalisme, kompetensi dan kinerja ASN, memberikan kejelasan serta kepastian karier, mewujudkan rencana suksesi yang objektif dan akuntabel, serta memastikan ASN yang tepat menduduki jabatan yang tepat sesuai kebutuhan organisasi," jelasnya.

Dari 739 ASN yang telah mengikuti profiling, rinciannya terdiri atas 28 pejabat pimpinan tinggi pratama, 110 pejabat administrator, 228 pejabat pengawas, 109 pejabat fungsional, dan 264 pelaksana.

Pemko Bukittinggi juga merencanakan penambahan sekitar 100 ASN untuk mengikuti profiling pada tahap berikutnya.

Ramlan menyebutkan, ASN yang masuk dalam kategori kotak 7, 8, dan 9 berpeluang dipertimbangkan dalam penyusunan rencana suksesi. Namun, proses tersebut tetap memperhatikan rumpun jabatan serta melalui tahapan seleksi dan uji kompetensi teknis.

Editor : Wahyu Sikumbang

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network