BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengevaluasi pelaksanaan proyek peningkatan trotoar dan saluran drainase Jalan Soekarno Hatta melalui rapat Show Cause Meeting (SCM) II.
Rapat yang berlangsung di Kantor Dinas PUPR Kota Bukittinggi itu membahas perkembangan pekerjaan yang dilaksanakan CV Dwi Tunggal Jaya, termasuk kendala di lapangan dan langkah percepatan penyelesaian proyek. Kegiatan tersebut juga dihadiri pihak Kejaksaan Negeri.
Kepala Dinas PUPR Kota Bukittinggi, Rahmat Afrisyaf Elsa, mengatakan rapat SCM II yang berlangsung pada Jumat (23/10/2016) lalu merupakan tindak lanjut evaluasi progres pekerjaan sekaligus pembahasan langkah yang perlu dilakukan agar penyelesaian proyek sesuai dengan batas waktu dalam kontrak.
Menurut Rahmat, penyedia jasa menyatakan komitmen untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan. Upaya tersebut diharapkan dilakukan melalui optimalisasi tenaga kerja, pemenuhan kebutuhan material dan peralatan, serta peningkatan produktivitas di lapangan.
"Hasil rapat, pelaksana menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan. Kami akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan pekerjaan bersama pihak terkait. Evaluasi meliputi progres fisik, pemenuhan persyaratan teknis, kualitas konstruksi, serta pencapaian target penyelesaian pekerjaan," ungkapnya, Senin (26/10/2026).
Rahmat menegaskan, apabila penyedia jasa tidak memenuhi kewajiban kontraktual, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akan mengambil langkah sesuai ketentuan kontrak dan peraturan perundang-undangan, termasuk penerapan sanksi apabila persyaratannya terpenuhi.
Ia menambahkan, konsultan pengawas turut berperan memantau progres fisik dan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, volume, mutu, serta ketentuan kontrak. Hasil pengawasan dan evaluasi tersebut menjadi bagian dari pengendalian kontrak oleh PPK.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
