Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Sisir Dua Titik PETI di Kapur IX, Pondok Pengolahan Dibongkar
Advertisement . Scroll to see content

Proyek Pembuatan DAM di Pangkalan Disorot DPRD, Diduga Tak Transparan

Minggu, 14 September 2025 | 20:32 WIB
  • author Agung Sulistyo
Proyek Pembuatan DAM di Pangkalan Disorot DPRD, Diduga Tak Transparan
Lokasi proyek pembangunan DAM di SDN 04 Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, yang disorot DPRD Limapuluh Kota karena tanpa papan nama proyek.

LIMAPULUH KOTA,iNewsPadang.id– Ketua Komisi II DPRD Limapuluh Kota, H. Chandra, SH Dt. Bandaro, menyoroti proyek pembangunan DAM pengaman pekarangan di UPTD SDN 04 Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Proyek yang sudah mencapai sekitar 80 persen itu dinilai janggal karena hingga kini tidak dilengkapi papan nama serta alat pelindung kerja (APK) bagi para pekerja.

Menurut Chandra, kondisi tersebut merupakan bentuk kritik sekaligus teguran bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota selaku pihak yang bertanggung jawab.

“Proyek tanpa papan nama bisa dianggap sebagai proyek siluman, sebab masyarakat tidak tahu besaran anggaran maupun siapa kontraktornya,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Ia menegaskan, proyek yang tidak mencantumkan papan informasi dan pekerja tanpa APK mengindikasikan upaya menutupi informasi dari publik. “Ini bisa menjadi trik untuk mengelabui masyarakat agar besaran dan sumber anggaran tidak terpantau,” tegas Chandra.

Hingga berita ini diturunkan, papan nama proyek belum juga terlihat terpasang di lokasi. Padahal, pemasangan papan proyek merupakan wujud asas transparansi agar masyarakat bisa ikut mengawasi jalannya pembangunan.

Selain itu, tidak digunakannya APK dinilai sebagai bentuk kelalaian kontraktor dalam menjalankan aturan keselamatan kerja. “Pemerintah mesti memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang abai soal K3, agar ada efek jera,” tambahnya.

Editor: Agung Sulistyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut