Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Massa Fort de Kock Gelar Aksi di Polresta Bukittinggi, Tuntut Penangkapan Delapan Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Bongkar Modus Kamuflase Narkoba dalam Bungkus Camilan, Jaringan Dikendalikan dari Lapas

Senin, 06 April 2026 | 20:02 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Polisi Bongkar Modus Kamuflase Narkoba dalam Bungkus Camilan, Jaringan Dikendalikan dari Lapas
Barang bukti narkotika yang disamarkan dalam kemasan makanan ringan digelar di hadapan Kapolresta Bukittinggi saat konferensi pers, Senin (6/4/2026). Foto: Wahyu Sikumbang

Untuk mengelabui petugas, tersangka menggunakan modus kamuflase dengan membungkus narkotika ke dalam kemasan makanan ringan dan permen. Selanjutnya, distribusi dilakukan melalui jaringan kaki tangan yang dikendalikan secara terstruktur.

Polisi juga mengungkap bahwa tersangka telah menjalankan bisnis ilegal ini selama kurang lebih enam bulan dan mendapatkan keuntungan berupa upah sabu sekitar setengah ons senilai Rp30 juta.

Lebih lanjut, Kapolresta menyebutkan adanya dua orang lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), masing-masing berinisial G dan E. G diduga berperan sebagai bandar utama yang mengendalikan peredaran dari dalam lembaga pemasyarakatan, sementara E bertindak sebagai pengedar di lapangan.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pihak lain yang terlibat, termasuk bandar yang mengendalikan dari dalam lapas. Siapa pun yang terlibat akan terus kami buru,” tegas Ruly.

Pengungkapan kasus ini melibatkan tim gabungan dari Satresnarkoba Polresta Bukittinggi bersama unsur TNI dari Kodim 0304 Agam dan Korem 032 Wirabraja.

Polisi memperkirakan pengungkapan ini telah menyelamatkan sekitar 3.500 orang dari potensi penyalahgunaan narkotika. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut