Koarsa Bidik Maninjau untuk Musala ke-10, Jawab Keluhan Toilet Wisata yang Kotor
Saat ini, Koarsa tengah mempersiapkan pembangunan musala ke-10 yang mendapat dukungan dari salah seorang pembina yayasan, Angkasa Dipua, purnawirawan jenderal bintang tiga TNI Angkatan Laut sekaligus sahabat masa kecil Yv Tri Saputra.
Lokasi pembangunan direncanakan berada di kawasan Maninjau. Namun sebelum pembangunan dimulai, tim yayasan akan melakukan survei lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat serta tingkat penerimaan warga setempat terhadap program tersebut.
Konsep bangunan yang akan diterapkan mengacu pada musala ke-9 yang telah dibangun di kawasan wisata Puncak Tabiang, Pandai Sikek. Musala tersebut dirancang oleh arsitek alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2004 dengan mengedepankan desain yang rapi, nyaman, dan didukung fasilitas toilet yang bersih.
Yv menilai keberadaan tempat ibadah dan toilet yang bersih masih menjadi persoalan di sejumlah destinasi wisata di Sumatera Barat. Karena itu, Koarsa ingin mengambil peran sebagai pelopor penyediaan fasilitas umum yang layak bagi wisatawan dan masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan musala dan toilet yang benar-benar bersih di kawasan wisata. Ini kebutuhan sederhana, tetapi dampaknya besar bagi kenyamanan pengunjung dan citra pariwisata daerah," ujarnya.
Melalui program tersebut, Koarsa berharap dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik di berbagai kawasan wisata Sumatera Barat.
Editor : Wahyu Sikumbang