Ratusan Peserta Ramaikan Push Bike Bukittinggi, Wako Ramlan Siapkan Agenda Rutin Sport Tourism
Ade menjelaskan, Push Bike memiliki berbagai manfaat bagi perkembangan anak karena seluruh anggota tubuh digunakan untuk menggerakkan sepeda menggunakan dorongan kaki. Aktivitas tersebut membantu melatih keseimbangan, koordinasi motorik, fokus, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Selain itu, olahraga ini juga mempererat hubungan antara anak dan orang tua karena seluruh aktivitas dilakukan dengan pendampingan langsung.
"Push Bike juga menjadi ajang mempererat ikatan antara anak dan orang tua karena seluruh aktivitasnya dilakukan dengan pendampingan langsung. Terima kasih kepada Pemkot Bukittinggi yang mendukung penuh kegiatan positif ini," katanya.

Ia menambahkan, minat masyarakat terhadap Push Bike di Bukittinggi terus meningkat. Hal itu ditandai dengan berdirinya komunitas Push Bike Bukittinggi pada 30 Mei 2025 yang kini telah memiliki lebih dari 30 anggota aktif dari Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan daerah sekitarnya.
Menurut Ade, pelaksanaan event yang bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun Jam Gadang menjadi nilai tambah tersendiri karena memperkuat promosi wisata melalui perpaduan olahraga, budaya, dan kebersamaan masyarakat.
"Kebanggaan tersendiri karena diselenggarakan bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun Jam Gadang, ikon utama Kota Bukittinggi. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik event sebagai bagian dari perayaan kota, sekaligus menjadi sarana promosi wisata yang menggabungkan olahraga, budaya, dan kebersamaan masyarakat," tutup Ade.
Editor: Wahyu Sikumbang