Gunung Marapi di Agam Kembali Meletus, Warga Lukok Sungai Pua Laporkan Hujan Abu Tebal
Saat ini, Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) masih berada pada Status Waspada atau Level II.
PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi, termasuk pendaki, pengunjung, dan wisatawan, agar tidak memasuki maupun melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar, terutama ketika terjadi hujan.
Selain itu, apabila terjadi hujan abu vulkanik, masyarakat diimbau menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut dari paparan abu yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Penggunaan kacamata dan penutup kepala juga dianjurkan untuk melindungi mata serta bagian tubuh lainnya.

Berdasarkan catatan aktivitas kegempaan yang disampaikan Pos PGA Marapi, selain tiga kali erupsi dan 12 kali hembusan, aktivitas gunung api tersebut juga terekam melalui 10 kali gempa Vulkanik Dalam, tiga kali gempa tektonik lokal, 40 kali Tremor Non-Harmonik, dan dua kali gempa Low Frequency.
Catatan aktivitas tersebut menunjukkan Gunung Marapi masih mengalami aktivitas vulkanik sehingga masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku, terutama larangan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek.
Editor: Wahyu sikumbang