Ekonomi Sumbar Menggeliat, Sektor Keuangan Catat Pertumbuhan Positif di 2025

Wahyu Sikumbang
Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra, saat memberikan sambutan pada Puncak Hari Indonesia Menabung 2025 di Padang. Foto: Istimewa

PADANG, iNewsPadang.id — Sektor jasa keuangan di Sumatera Barat mencatat kinerja solid sepanjang triwulan II-2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pertumbuhan ini ikut mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang tumbuh 3,94 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi di daerah.

Pada Juni 2025, total aset perbankan di Sumbar mencapai Rp84,22 triliun, tumbuh 2,79 persen (yoy). Penyaluran kredit mencapai Rp73,36 triliun atau naik 2,71 persen (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp57,99 triliun dengan pertumbuhan 2,13 persen. Risiko kredit juga masih terkendali dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,65 persen.

Kredit untuk pelaku UMKM menyumbang Rp31,62 triliun, atau 43,10 persen dari total kredit.“UMKM tetap menjadi prioritas perbankan di Sumatera Barat karena berperan besar sebagai penggerak ekonomi,” kata Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra, Jumat (29/8).

Perbankan syariah ikut mencatat kinerja impresif dengan pertumbuhan aset 30,50 persen (yoy) menjadi Rp13,65 triliun. Sementara itu, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) juga bertumbuh dengan aset Rp2,86 triliun, di mana lebih dari 71 persen kreditnya disalurkan ke sektor UMKM.

Dari sisi pasar modal, jumlah investor terus meningkat. Per Juni 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 209.537, naik 13,83 persen (yoy). Investor saham mendominasi dengan 103.797 SID atau tumbuh 23,22 persen.

Industri keuangan non-bank juga bergerak positif. Perusahaan pembiayaan menyalurkan kredit Rp5,50 triliun atau tumbuh 1,89 persen, dengan tingkat risiko (NPF) menurun menjadi 2,07 persen.

Di bidang literasi keuangan, OJK Sumbar telah menggelar 56 kegiatan edukasi langsung maupun tidak langsung hingga Juni 2025. Edukasi ditujukan kepada masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM agar semakin waspada terhadap produk ilegal.

Editor : Wahyu Sikumbang

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network