Festival Tambua Tansa di Bukittinggi makin Bergengsi, 13 Grup SD Bersaing Rebut Piala Wali Kota

Wahyu Sikumbang
Peserta Festival Tambua ke-3 tampil penuh semangat di halaman SDN 09 Manggis Ganting, Bukittinggi, Selasa (30/9/2025). Foto: Wahyu Sikumbang

Salah satu juri, Budi, menegaskan bahwa penilaian didasarkan pada keaslian tradisi, durasi permainan, dan disiplin. “Yang paling utama adalah tetap membawakan tradisi, seperti lagu Atam Maninjau atau Atam Pariaman. Durasi juga dibatasi 10–15 menit. Kalau kurang atau lebih, peserta bisa didiskualifikasi,” ungkapnya.


Lebih dari sekadar lomba, penilaian juri dari ISI Padang Panjang memastikan generasi muda tidak kehilangan jejak warisan budaya leluhur. Foto: Wahyu Sikumbang

Dengan dukungan masyarakat, sekolah, dan pemerintah, Festival Tambua Tansa tidak hanya menjadi panggung kreasi anak-anak, tetapi juga simbol kebanggaan atas warisan budaya Minangkabau.

Kegembiraan yang terpancar dari wajah para peserta seakan menegaskan bahwa tradisi ini masih hidup dan akan terus bergema di tengah generasi muda Bukittinggi.



Editor : Wahyu Sikumbang

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network