Ia berharap warga yang beraktivitas di luar ruangan segera menggunakan masker penutup hidung dan mulut.
“Semoga masyarakat, terutama anak-anak di sana, segera menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gunung Marapi tercatat mengalami erupsi pada Rabu pagi sekitar pukul 09.36 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 1.600 meter di atas puncak dan condong ke arah timur laut.
Layar pemantauan CCTV di Pos PGA Marapi PVMBG merekam aktivitas erupsi, lengkap dengan data visual yang menjadi acuan petugas dalam memantau durasi dan kekuatan letusan, Rabu (14/1/2026).
Saat ini status Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada.
PVMBG tetap mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas kawah serta mewaspadai potensi lahar, terutama di musim hujan.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
