Pemerintah daerah juga melanjutkan program pembebasan biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan SLB, serta menyiapkan hibah untuk madrasah dan sekolah swasta. Penyaluran anggaran tahun 2026 saat ini tengah dipersiapkan melalui mekanisme bantuan keuangan dan hibah.
Sementara itu, pada sektor perumahan, Pemkab Pasaman melanjutkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sepanjang 2025, pemerintah telah membangun 741 unit rumah baru dan merenovasi 203 unit rumah lainnya.
Pada 2026, program tersebut kembali dilanjutkan dengan pembangunan 20 unit rumah baru dan perbaikan 53 unit rumah warga. Sasaran bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan pemerintah daerah berupaya memastikan program yang dijalankan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Untuk Anda kami ada, dengan ikhlas kami bekerja, satu senyum untuk semua,” ujar Welly dalam konferensi pers tersebut.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
