Pemkot Bukittinggi Tata Kawasan Jam Gadang dan Panorama Demi Kenyamanan Pejalan Kaki

Wahyu Sikumbang
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memaparkan rencana penataan kawasan menuju Jam Gadang dengan konsep kota ramah pejalan kaki dalam rapat koordinasi di Aula Balaikota Bukittinggi. (Foto: Istimewa)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memaparkan rencana penataan sejumlah kawasan dan ruas jalan menuju Jam Gadang dengan konsep kota ramah pejalan kaki. Penataan tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi pada 2026–2027 untuk menciptakan kawasan wisata yang lebih nyaman, aman, dan tertata.

Rencana tersebut disampaikan Ramlan saat membuka rapat koordinasi pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas umum yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Balai Kota Bukittinggi, Selasa (14/7/2026).

Menurut Ramlan, penataan kota merupakan bagian dari upaya mewujudkan Bukittinggi sebagai kota modern, indah, berkelanjutan, dan memiliki daya saing tinggi di sektor pariwisata. Program itu juga sejalan dengan terpilihnya Bukittinggi sebagai satu dari 10 kota di Indonesia yang memperoleh program Integrated City Planning (ICP) dari Bappenas RI.

Dalam pemaparannya, Ramlan menjelaskan penataan akan difokuskan pada sejumlah ruas jalan yang menjadi akses utama menuju Jam Gadang, yakni Jalan Istana, Jalan Minangkabau, Jalan Sudirman, Jalan Perwira, dan Jalan Ombilin.


Pemko Bukittinggi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap di kawasan Jam Gadang dan Panorama guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pejalan kaki. (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

Kawasan tersebut akan dilengkapi dengan pemasangan conblock, kursi untuk pejalan kaki, ruang terbuka hijau, pohon peneduh, lampu jalan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya sehingga menciptakan ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

"Seluruh pekerjaan akan dilaksanakan secara bertahap dengan prinsip setiap ruas diselesaikan hingga tuntas sesuai kemampuan anggaran," ujar Ramlan.

Selain penataan fisik kawasan, Pemerintah Kota Bukittinggi juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap, terutama pada ruas jalan menuju kawasan Jam Gadang dan Panorama. Kebijakan tersebut disiapkan untuk mendukung terciptanya kawasan yang lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki tanpa mengabaikan kelancaran arus kendaraan.

Editor : Wahyu Sikumbang

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network