Pemkot Bukittinggi Tata Kawasan Jam Gadang dan Panorama Demi Kenyamanan Pejalan Kaki

Wahyu Sikumbang
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memaparkan rencana penataan kawasan menuju Jam Gadang dengan konsep kota ramah pejalan kaki dalam rapat koordinasi di Aula Balaikota Bukittinggi. (Foto: Istimewa)

Ramlan menjelaskan, penataan kota akan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai mitra pemerintah, seperti PLN, Telkom, dan PDAM. Salah satu langkah yang disiapkan ialah memindahkan jaringan kabel listrik dan internet ke bawah tanah agar wajah kota menjadi lebih rapi dan estetis.

"Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memindahkan jaringan kabel listrik dan internet ke bawah tanah untuk menciptakan wajah kota yang lebih rapi dan estetis," katanya.

Selain kawasan Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi juga memprioritaskan revitalisasi Pasar Bawah. Tahap awal difokuskan pada pembenahan sistem drainase untuk mengatasi genangan air, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan lantai dan atap pasar tanpa menghilangkan karakter pasar tradisional.

Pemerintah juga merencanakan peremajaan taman depan dan kafe di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), pemasangan lampu di kawasan Janjang 40 beserta gapura gerbang atas, serta pemasangan lampu hias di sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat ekonomi kreatif masyarakat.

"Tujuan kita sama, bagaimana Kota Bukittinggi benar-benar menjadi kota tujuan utama wisata. Karena itu, penataan kota harus dilakukan secara menyeluruh agar tercipta keamanan, kenyamanan dan kawasan yang rapi sehingga semakin banyak wisatawan yang datang," tutur Ramlan.

Editor : Wahyu Sikumbang

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network