Jejak Sejarah Jadi Modal, Bukittinggi Dorong Pengakuan Daerah Khusus Nasional
Selain membahas status daerah khusus, Ramlan turut mengajukan permohonan dukungan hibah sarana dan prasarana pelayanan publik kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan wilayah yang relatif kecil namun berpenduduk padat serta berfungsi sebagai pusat layanan bagi daerah penyangga, Bukittinggi kerap menjalankan tugas lintas wilayah, terutama dalam penanganan kebakaran, penyelamatan, dan kebencanaan.
“Untuk meningkatkan pelayanan publik dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal, kami mengusulkan hibah kendaraan damkar, rescue, truk sampah, mobil derek, armada pengendalian lalu lintas, bus sekolah, hingga motor operasional,” ungkap Ramlan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota Bukittinggi. Ia menilai ketiga daerah, yakni Bukittinggi, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta, memiliki benang merah sejarah perjuangan kemerdekaan yang kuat. Pramono juga menyatakan kesediaannya membantu mempertemukan Pemko Bukittinggi dengan Megawati Soekarnoputri.
Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan komitmen untuk memberikan hibah sarana dan prasarana pendukung urusan ketentraman dan ketertiban umum, lingkungan hidup, serta perhubungan. Bukittinggi bahkan disebut masuk dalam daftar daerah prioritas penerima hibah pada tahun 2026, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di kota tersebut.
Editor : Wahyu Sikumbang