“Ada tempat yang parah yaitu wilayah Ampek Koto kemudian Malalak Timur yang sampai saat ini aksesnya masih tertutup. Di Sungai Landia, upaya evakuasi terus dilakukan meski timbunan tanah sangat tebal. Untuk wilayah lain seperti Tilatang Kamang, banjir sudah mulai surut dan warga telah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Kombes Pol Ruly.
Ia menambahkan bahwa akses menuju Palupuh juga masih terputus karena banyaknya longsoran yang menimbun jalan, membuat proses evakuasi dan pengiriman bantuan sangat terhambat.
Kapolresta Bukittinggi, Kombes Ruly Indra Wijayanto memberikan apresiasi kepada personel yang membersihkan warung-warga yang dipenuhi lumpur tebal pascagalodo di IV Koto Minggu (30/11/2025). Foto: Wahyu Sikumbang
Hingga kini, tim gabungan dari berbagai instansi terus mencoba membuka akses jalan dan mengevakuasi warga dari daerah yang masih terjebak. Upaya pembersihan material longsor dilakukan secara bertahap sambil menunggu tambahan alat berat untuk mempercepat penanganan.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
