Menelusuri Mitos Harimau Sumatra: Mahasiswa ISI Padang Panjang Raih Gelar Magister lewat Fotografi

Wahyu Sikumbang
Fotografer Andri Mardiansyah saat dokumentasi kebakaran hutan, bagian dari eksplorasi realitas ekologis dalam karyanya. Foto: Istimewa

Karya dan pameran Andri turut mendapat dukungan dari Tropical Forest Conservation Action (TFCA)–Sumatera, sebuah program konservasi berbasis kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat.

Program ini berjalan melalui skema Debt-for-Nature Swap yang berfokus pada pelestarian spesies dan kawasan hutan di 13 bentang alam prioritas di Sumatra.

Andri berharap, tesis dan karya yang ia lahirkan dapat menjadi jembatan antara seni, budaya, dan isu konservasi. Ia menekankan pentingnya pelestarian harimau sebagai makhluk hidup nyata, bukan sekadar mitos yang tinggal cerita.

“Narasi yang menceritakan soal mitos Inyiak Balang akan terus ada. Meski kemudian ia dianggap entitas sakral yang harus dihormati, jangan lupa bahwa ia juga satwa yang kian hari eksistensinya kian terancam. Jaga dan lindungilah, jangan sampai mengikuti jejak saudaranya dari tanah Bali dan Jawa, mati lalu punah,” tutup Andri Mardiansyah.


Harimau Sumatra berbaring di rumput sambil menyantap buruannya. Foto: Andri Mardiansyah


Editor : Wahyu Sikumbang

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network