Sebulan Mengungsi, Korban Banjir Bandang Palembayan Masih Kekurangan Lampu Penerangan Jalan

Wahyu Sikumbang
Kondisi tenda pengungsian korban banjir bandang di Palembayan, Agam, yang minim penerangan jalan pada malam hari meski listrik rumah warga sekitar telah menyala, Jumat (2/1/2026). Foto: Wahyu Sikumbang

Kondisi tersebut dialami Andre Fernandes, warga setempat, yang bersama istri dan anaknya yang berusia 22 bulan terpaksa bermalam di dalam tenda yang berada di bak belakang mobil pikap miliknya.

“Tadinya niat ke sini mau jemput bantuan BLT, tapi pas sampai kampung ini terkurung karena di daerah Kayu Pasak ada longsor, jadi tidak bisa ke mana-mana lagi,” kata Andre. Saat ini ia mengungsi di Rumah Singgah di Lubuk Basung, namun masih harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan luka di kakinya.

Para pengungsi berharap dapat segera meninggalkan tenda darurat dan menempati hunian sementara atau huntara. Namun, hingga kini pembangunan huntara masih terkendala cuaca, sehingga target hunian pada 5 Januari belum dapat dipastikan tercapai. Di tengah ketidakpastian itu, pengungsi berharap perhatian segera diberikan, setidaknya dengan penyediaan lampu penerangan jalan agar malam hari di pengungsian tidak lagi dilalui dalam kegelapan.



Editor : Wahyu Sikumbang

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network